Tangani Penyebaran Pandemi, Wilmar Keni: Kesehatan Masyarakat Diatas Segalanya

81e92822-589f-485f-8c0f-1d0d4d995f43
Sangadi Dumagin A, Wilmar Keni, saat memantau penyemprotan disinfektan di Gereja GPDI Agape, Sabtu (31/07). Foto: Istimewa

KORDINAT.ID – Pemerintah Desa (Pemdes), Dumagin A, Kecamatan Pinolosian Timur, melakukan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum, diantaranya; Pasar Dumagin A, gereja GMIBM, GPDI Agape, gereja KGPM, gereje GPR, gereja GPDI dan kantor desa, Sabtu (31/07).

Penyemprotan disinfektan di pimpin langsung Kepala Desa (Sangadi) Dumagin A, Wilmar Keni, bersama relawan covid-19 desa serta jajaran aparat desa.

Wilmar Keni mengatakan, upaya ini dilakukan demi pencegahan menularnya penyebaran pandemi covid-19, yang sampai hari ini terus meningkat penyebarannya.

Advertisement
f4017102-218e-46f0-8b94-2b1982f5b8f2
Penyemprotan disinfektan di Gereja GMIBM Dumagin A

“Pemerintah Desa Dumagin A, selalu siap berada di garda terdepan dalam menangani wabah khususunya di desa ini, berbagai upaya telah kami lakukan, mulai dari membagikan masker kepada masyrakat, menyediakan hansanitizer di tempat umum dan hari ini melakukan penyemprotan disinfektan,” kata Wilmar Keni.

Wilmar Keni menjelaskan, Bagi Pemerintah Desa Dumagin A, kesehatan masyarakat diatas segala-galanya, karena itu berbagai program telah kami realisasikan yang mengarah kepada kesejahteraan warga di masa pandemi saat ini.

73039e16-3b21-42d8-8952-3481a514c26c
Penyemproyan disinfektan di Pasar Dumagin A

“Oleh karena itu saya mengharapkan kerja sama dari masyarakat untuk memutus mata rantai covid-19, dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan 5M, menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” imbuhnya.

Advertisement

Adr

Advertisement

Advertisement

Komentar Facebook
Bagikan Berita ini

Baca Juga

15 Ribu KTP Telah Disiapkan, Pasangan IRIS Optimis Lolos Verifikasi Faktual Tahap 2

KORDINAT.ID – Pasangan bakal calon Bupati Bone Bolango Ismet Mile dan Risman Tolingguhu (IRIS) telah …