Hitler : Tak Ada Pungli di Botuliodu Tapi Ijin Tambat Labuh Memanfaatkan Aset Desa

739dedb7-b65a-46b9-970c-eb15b2619ea4
Sangadi Botuliodu Hitler Gintulangi

KORDINAT.ID – Pemerintah Desa Botuliodu, Kecamatan Tomini, membantah dugaan Pungutan Liar (Pungli) biaya retribusi kepada nelayan yang berlabuh di Pelabuhan di wilayahnya.

“Saya tidak pernah melakukan pungutan biaya retribusi karena itu kewenangan daerah. Tapi ijin tambat labuh memanfaatkan aset desa yang kami lakukan,” kata Sangadi Botuliodu Hitler Gintulangi, Jum’at (5/11).

Hal itu dibenarkan oleh Camat Tomini Abidin Patilima. Katanya, Pemerintah Desa Botuliodu tidak melakukan pungutan retribusi perikanan karena itu merupakan kewenangan pihak Dinas Perikanan

Advertisement

“Ijin tambat labuh yang dilakukan bagi kapal motor atau pajeko yang memanfaatkan aset desa tambatan perahu di Botuliodu,”

Abidin menjelaskan, kewenangan desa adalah mengelola aset desa. Salah satunya tambatan perahu yang didanai Dana Desa (DDS) tahun 2019.

“Jadi bagi pemilik kapal motor atau pajeko yang keberatan dengan himbauan ini, Pemerintah Desa mempersilahkan untuk tidak menggunakan aset desa tersebut,” tutup Patilima.

Advertisement

Adr

Advertisement

Advertisement

Komentar Facebook
Bagikan Berita ini

Baca Juga

Senang Berbagi bersama Warga, Wenny Lumentut Jagoan Sulut ke-Senayan

KORDINAT.ID – Politisi PDI-Perjuangan Wenny Lumentut menjadi salah satu jagoan di dapil Sulawesi Utara (Sulut) …