Nasabah Keluhkan Pelayanan KUR BNI Kotamobagu: Proses Panjang, Hasil Tak Jelas

KORDINAT.ID – Pelayanan Bank BNI Cabang Kotamobagu kini menuai sorotan dari calon nasabah, khususnya para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Salah satu calon nasabah yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya terhadap proses pengajuan KUR yang dinilai lambat dan tidak transparan.

“Setelah berkas dimasukkan, sudah dilakukan BI Checking dan survei lapangan, tapi satu bulan kemudian tiba-tiba diinformasikan bahwa pengajuan tidak bisa diproses, tanpa ada alasan yang jelas,” ungkapnya dengan nada kecewa, Rabu 5 November 2025.

Advertisement

Ia menuturkan, selama lebih dari sebulan pihaknya berulang kali menanyakan perkembangan pengajuan KUR melalui pesan WhatsApp ke pihak BNI, namun hanya mendapat balasan singkat yang tidak menjelaskan alasan penolakan.

“Jawaban mereka hanya, ‘Selamat pagi Bu, terkait kredit yang diajukan mohon maaf belum bisa disetujui menurut penilaian kami pada saat dikunjungi.’ Tapi tidak dijelaskan apa yang menjadi dasar penilaian itu,” tuturnya

Nasabah tersebut menilai, pihak bank seharusnya memberikan penjelasan rinci pasca survei agar pemohon tidak menunggu terlalu lama tanpa kepastian.

Advertisement

“Ini KUR untuk pengembangan usaha kecil. Jenis usaha saya jelas, jaminan juga ada, tapi tidak diterima tanpa alasan. Ada apa sebenarnya?” ucapnya bertanya-tanya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan nama salah satu petugas di bagian KUR, yang menurutnya menolak berkas setelah berada di meja pemeriksaan.

“Berkas saya sudah lengkap, dan mantrinya bahkan sudah memastikan semua data valid. Tapi ketika sampai di meja Ibu Deysi Moniaga selaku SPV KUR, katanya langsung ditolak. Saya tidak tahu alasannya,” tambahnya.

Meski kecewa, nasabah tersebut tetap memilih menunggu tanggapan resmi dari pihak BNI.

“Saya masih menunggu penjelasan resmi kenapa pengajuan saya tidak bisa diproses. Jujur, ini baru pertama kali saya mengalami hal seperti ini. Kalau memang ditolak, seharusnya disampaikan sejak awal atau setelah survei lapangan,” ujarnya.

Ia juga meyakini bahwa kasus serupa kemungkinan dialami oleh banyak calon penerima KUR lainnya.

“Saya yakin bukan cuma saya. Mungkin ada puluhan bahkan ratusan nasabah yang mengalami hal serupa. Harapan saya, pimpinan BNI segera menindaklanjuti dan melakukan evaluasi terhadap pelayanan KUR di Cabang Kotamobagu,” tegasnya.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak BNI Cabang Kotamobagu yang dihubungi melalui pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan atas keluhan tersebut.

Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan program pemerintah yang bertujuan membantu pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha dengan bunga rendah. Karena itu, transparansi dan kecepatan pelayanan perbankan menjadi faktor penting dalam keberhasilan penyalurannya.

Ichal

Advertisement

Advertisement

Komentar Facebook
Bagikan Berita ini

Baca Juga

Puluhan Keluarga di Desa Pontodon Timur Terima Bantuan Pangan

kotamobagu – Sebanyak 75 keluarga pra sejahtera di Desa Pontodon Timur, menerima bantuan pangan beras …