Bupati Iskandar dan Pengalaman Hidupnya Menarik Jala di Pantai

KORDINAT.ID – 15 Januari 2021. Sekitar jam enam pagi, Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Iskandar Kamaru, melewati pantai Desa Sondana, Kecamatan Bolaang Uki. Saat itu ia bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolsel baru saja usai melaksanakan sholat subuh berjama’ah yang memang biasanya dilakukan rutin setiap hari Jum’at. Namanya Program Ibadah Subuh Berjama’ah (PISB).

Tiba-tiba dalam perjalanan pulang ke rumah dinasnya yang berada di Desa Suguo, Bupati Iskandar tak sengaja menjumpai sekelompok warga di Desa Sondana yang tengah menarik jala di pinggiran pantai. Karena dalam perjalanan hidupnya pernah melakukan aktivitas seperti demikian, sontak ia tak tanggung-tanggung untuk segera berbaur dengan nelayan dan masyarakat di pagi itu.

Biasanya, pukat semacam ini ditebar ke tengah lautan: kurang lebih jarak dari bibir pantai sekitar 50 meter. Lalu jala itu akan dibuat melingkar. Sementara dua ujung talinya tetap berada di pantai. Masyarakat setempat menyebutnya “Ba Terak Soma” (Menarik Pukat). Menanggkap ikan dengan cara tradisional ini sudah menjadi tradisi yang hingga kini terus dilestarikan di Bolsel.

Advertisement

Dalam tradisinya, ikan yang merupakan hasil tangkapan itu ada yang dibagikan ke sejumlah masyarakat yang turut membantu menarik pukat, ada pula yang dijual oleh si pemilik pukat.

“Saya pernah melewati hidup seperti apa yang dilakukan oleh nelayan dan masyarakat di sini,” kenang Bupati Iskandar sembari menarik jala tersebut.

Repoter: Araj

 

Advertisement
Advertisement

Advertisement

Komentar Facebook
Bagikan Berita ini

Baca Juga

DPRD Bolsel Bahas Tiga Agenda Dalam Paripurna Pembicaraan Tingkat I

KORDINAT.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) melaksanakan rapat paripurna, …